Berikut ini adalah kumpulan daftar UMK Kabupaten kota Se-Jawa Tengah tahun 2016.
1. Daftar UMK 2016 Kota Semarang Rp1.909.000
2. Daftar UMK 2016 Kabupaten Demak Rp1.745.000
3. Daftar UMK 2016 Kabupaten Kendal Rp1.639.600
4. Daftar UMK 2016 Kabupaten Semarang Rp1.610.000
5. Daftar UMK 2016 Kota Salatiga Rp1.450.953
6. Daftar UMK 2016 Kabupaten Grobogan Rp1.305.000
7. Daftar UMK 2016 Kabupaten Blora Rp1.328.500
8. Daftar UMK 2016 Kabupaten Kudus Rp1.608.200
9. Daftar UMK 2016 Kabupaten Jepara Rp1.350.000
10. Daftar UMK 2016 Kabupaten Pati Rp1.310.000
11. Daftar UMK 2016 Kabupaten Rembang Rp1.300.000
12. Daftar UMK 2016 Kabupaten Boyolali Rp1.403.500
13. Daftar UMK 2016 Kota Surakarta Rp1.418.000
14. Daftar UMK 2016 Kabupaten Sukoharjo Rp1.396.000
15. Daftar UMK 2016 Kabupaten Sragen Rp1.300.000
16. Daftar UMK 2016 Kabupaten Karanganyar Rp1.420.000
17. Daftar UMK 2016 Kabupaten Wonogiri Rp1.293.000
18. Daftar UMK 2016 Kabupaten Klaten Rp1.400.000
19. Daftar UMK 2016 Kota Magelang Rp1.341.000
20. Daftar UMK 2016 Kabupaten Magelang Rp1.410.000
21. Daftar UMK 2016 Kabupaten Purworejo Rp1.300.000
22. Daftar UMK 2016 Kabupaten Temanggung Rp1.313.000
23. Daftar UMK 2016 Kabupaten Wonosobo Rp1.326.000
24. Daftar UMK 2016 Kabupaten Kebumen Rp1.324.600
25. Daftar UMK 2016 Kabupaten Banyumas Rp1.350.000
26. Daftar UMK 2016 Kabupaten Cilacap
-Daftar UMK 2016 Wilayah Kota Rp1.608.000
-Daftar UMK 2016 Wilayah Timur Rp1.490.000
-Daftar UMK 2016 Wilayah Barat Rp1.483.000
27. Daftar UMK 2016 Kabupaten Banjarnegara Rp1.265.00
28. Daftar UMK 2016 Kabupaten Purbalingga Rp1.377.500
29. Daftar UMK 2016 Kabupaten Batang Rp1.467.500
30. Daftar UMK 2016 Kota Pekalongan Rp1.500.000
31. Daftar UMK 2016 Kabupaten Pekalongan Rp1.463.000
32. Daftar UMK 2016 Kabupaten Pemalang Rp1.325.000
33. Daftar UMK 2016 Kota Tegal Rp1.385.000
34. Daftar UMK 2016 Kabupaten Tegal Rp1.373.000
35. Daftar UMK 2016 Kabupaten Brebes Rp1.310.000
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 November 2015
PNS WONOGIRI RAIH PENGHARGAAN PRESTASI KERJA TINGKAT NASIONAL
Penjabat Bupati Wonogiri, Sarwa Pramana, SH.MSi menyerahkan tanda penghargaan Satyalancana Karya Satya Tingkat Nasional pada acara Peringatan Hari Korpri ke-44 Hari PGRI ke-70 dan Hari Guru Nasional ke-20 Tingkat Kabupaten Wonogiri Tahun 2015 yang digelar di Lapangan Giri Krida Bakti Wonogiri, Rabu (25/11) dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri, sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri serta ratusan PNS dan Guru di Wonogiri.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada para PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan, pengabdian, kejujuran kecakapan dan disiplin secara terus menerus dalam kurun waktu 10 tahun, 20 tahun dan 30 Tahun.
Dalam sambutannya Pj Bupati Wonogiri selaku Inspektur Upacara mengharapkan kepada segenap PNS dan Guru di Kabupaten Wonogiri untuk mengadakan gerakan revolusi mental dengan meningkatkan kedisiplinan serta profesionalisme sebagai PNS untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kepada para guru diharapkan untuk dapat menjaga citra diri dan memberikan contoh teladan yang baik bagi para siswa dan masyarakat di lingkungannya.
Lebih lanjut, Pj Bupati Wonogiri menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap munculnya berbagai masalah sosial di kabupaten Wonogiri seperti kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak yang tentu akan mempengaruhi perkembangan mental anak- anak di Wonogiri. “ Mari bersama-sama kita didik anak-anak generasi bangsa ini dengan baik agar lahir generasi yang handal, cerdas dan bermartabat. Di tangan para guru inilah kami titipkan tanggung jawab mendidik para generasi penerus untuk menjadi pemimpin di Wonogiri ,” tegasnya. (Humas - smh).
Sumber : http://wonogirikab.go.id
Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada para PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan, pengabdian, kejujuran kecakapan dan disiplin secara terus menerus dalam kurun waktu 10 tahun, 20 tahun dan 30 Tahun.
Dalam sambutannya Pj Bupati Wonogiri selaku Inspektur Upacara mengharapkan kepada segenap PNS dan Guru di Kabupaten Wonogiri untuk mengadakan gerakan revolusi mental dengan meningkatkan kedisiplinan serta profesionalisme sebagai PNS untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kepada para guru diharapkan untuk dapat menjaga citra diri dan memberikan contoh teladan yang baik bagi para siswa dan masyarakat di lingkungannya.
Lebih lanjut, Pj Bupati Wonogiri menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap munculnya berbagai masalah sosial di kabupaten Wonogiri seperti kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak yang tentu akan mempengaruhi perkembangan mental anak- anak di Wonogiri. “ Mari bersama-sama kita didik anak-anak generasi bangsa ini dengan baik agar lahir generasi yang handal, cerdas dan bermartabat. Di tangan para guru inilah kami titipkan tanggung jawab mendidik para generasi penerus untuk menjadi pemimpin di Wonogiri ,” tegasnya. (Humas - smh).
Sumber : http://wonogirikab.go.id
Kamis, 20 November 2014
Wonogiri siap sambut Jokowi
Pemerintah Kabupaten Wonogiri mulai berbenah mempersiapkan diri menyambut kedatangan Presiden RI, Ir. Joko Widodo atau Jokowi. Presiden RI ke-7 ini dijadwalkan akan mengunjungi Kota Gaplek pada 28 November nanti.
Rundown sementara yang dihimpun dari Humas Pemkab Wongiri menyebutkan, Jokowi bakal melakukan beberapa kegiatan di Kecamatan Sidoharjo, tepatnya di Desa Tempursari. Rencananya, Jokowi didampingi istri dan Menteri LH dan Kehutanan, Gubernur Jateng, Dirut BUMN/BUMS dan civitas akademika. Mereka melakukan kunjungan kerja di Wonogiri sekaligus dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional, serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.
"Rundown kunjungan kerja presiden sifatnya masih sementara dan dapat berubah. Hingga kini kami masih terus melakukan persiapan dan koordinasi dengan pihak pusat dan kita juga masih akan menggelar rapat persiapan dengan lintas SKPD, baik Provinsi maupun pusat," ungkap Kepala Bagian Humas Setda Wonogiri, Drs. Agus Sarmanto, MM Rabu(12/11).
Kini, Pemkab Wonogiri tengah melakukan berbagai persiapan, khususnya di lokasi yang nantinya bakal dikunjungi orang nomor satu di Indonesia ini. Mulai dari kesiapan lokasi transit hingga pengerasan jalan kini dipersiapkan.
Ditambahkan Kabag Humas jika bukan hanya peringatan Hari Menanam Pohon saja tetapi masih banyak kegiatan yang bakal dilakukan Presiden Jokowi. Diantaranya, penyerahan beberapa pengahargaan, penandatanganan Sampul Hari Pertama (SHP) Prangko Seni Puspa dan Satwa. Jokowi juga akan melaunching KIS, KIP dan KS. Dilanjutkan dengan penanaman pohon serta pelepasan burung kepodang, lalu sholat Jumat bersama di Desa Sembukan.
"Presiden nantinya juga bakal melaunching Wayang Villag Desa Kepuhsari. Kecamatan Manyaran dengan ditandai penandatanganan
prasasti." (HUMAS-esti suci)
Sumber : http://www.wonogirikab.go.id/
Rundown sementara yang dihimpun dari Humas Pemkab Wongiri menyebutkan, Jokowi bakal melakukan beberapa kegiatan di Kecamatan Sidoharjo, tepatnya di Desa Tempursari. Rencananya, Jokowi didampingi istri dan Menteri LH dan Kehutanan, Gubernur Jateng, Dirut BUMN/BUMS dan civitas akademika. Mereka melakukan kunjungan kerja di Wonogiri sekaligus dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional, serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.
"Rundown kunjungan kerja presiden sifatnya masih sementara dan dapat berubah. Hingga kini kami masih terus melakukan persiapan dan koordinasi dengan pihak pusat dan kita juga masih akan menggelar rapat persiapan dengan lintas SKPD, baik Provinsi maupun pusat," ungkap Kepala Bagian Humas Setda Wonogiri, Drs. Agus Sarmanto, MM Rabu(12/11).
Kini, Pemkab Wonogiri tengah melakukan berbagai persiapan, khususnya di lokasi yang nantinya bakal dikunjungi orang nomor satu di Indonesia ini. Mulai dari kesiapan lokasi transit hingga pengerasan jalan kini dipersiapkan.
Ditambahkan Kabag Humas jika bukan hanya peringatan Hari Menanam Pohon saja tetapi masih banyak kegiatan yang bakal dilakukan Presiden Jokowi. Diantaranya, penyerahan beberapa pengahargaan, penandatanganan Sampul Hari Pertama (SHP) Prangko Seni Puspa dan Satwa. Jokowi juga akan melaunching KIS, KIP dan KS. Dilanjutkan dengan penanaman pohon serta pelepasan burung kepodang, lalu sholat Jumat bersama di Desa Sembukan.
"Presiden nantinya juga bakal melaunching Wayang Villag Desa Kepuhsari. Kecamatan Manyaran dengan ditandai penandatanganan
prasasti." (HUMAS-esti suci)
Sumber : http://www.wonogirikab.go.id/
Selasa, 04 November 2014
Tahun 2015 KTP non elektronik tidak berlaku
Tahun 2015 mendatang bagi masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik tidak akan mendapatkan pelayanan dari pemerintah dalam bentuk apapun. Tidak hanya instansi pemerintah namun juga lembaga Perbankan maupun swasta. Hal ini didasarkan pada Peraturan Presiden nomor 112 Tahun 2013 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional.
”Berdasarkan Perpres ini maka mulai tahun 2015 proses pencetakan KTP-El di Kabupaten Wonogiri akan dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” terang Kepala Dispendukcapil Kabupaten Wonogiri, Drs. Sungkono, MM.
Lebih lanjut beliau menerangkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan dan berdampak pada masyarakat luas antara lain KTP Elektronik yang semula 5 tahun diubah menjadi berlaku seumur hidup sepanjang tidak ada perubahan elemen data dalam KTP. Pencetakan Dokumen/Personalisasi KTP Elektronik yang selama ini dilaksanakan terpusat di Jakarta akan diserahkan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten mulai Oktober 2014. Penerbitan Akte Kelahiran semula penerbitan memerlukan penetapan Pengadilan Negeri diubah cukup dengan keputusan Kepala Dispendukcapil Kabupaten. Penerbitan akte kelahiran semula dilaksanakan di tempat terjadinya peristiwa penting diubah menjadi penerbitannya di tempat domisili penduduk, ”Dan yang penting bahwa pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya,” terangnya.
Dengan diserahkannya proses pencetakan KTP Elektronik dari Pemerintah Pusat ke Kabupaten maka Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dispendukcapil Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan Bintek Pencetakan KTP Elektronik yang diikuti oleh 75 petugas operator se-Kabupaten Wonogiri di Ruang Data Setda Kabupaten Wonogiri selama 3 hari sejak Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10).
Sumber :
http://www.wonogirikab.go.id/
Langganan:
Postingan (Atom)

